Mengurus Visa Australia

Sudah menjadi hal yang wajar ketika kita memiliki impian untuk mengunjungi negara – negara tertentu. Seperti saya yang sudah memiliki impian untuk jalan – jalan ke beberapa negara sejak masih duduk dibangku SMP.

Untuk jalan – jalan ke beberapa negara Asia yang tidak memerlukan visa tentu saja menjadi hal yang mudah karena yang harus dipikirkan hanya berkaitan dengan biaya. Namun untuk negara yang memerlukan visa, kita sudah pasti sudah dag dig dug duluan, kira – kira visa di approved ga ya…? Sudah worry duluan.

scarborough_beach_twa

Sejak akhir tahun kemarin, saya punya target untuk bisa mengunjungi negara di luar Asia. Masalahnya negara yang saya mau kunjungi mengharuskan apply visa terlebih dahulu. Namanya juga rencana, bisa terwujud bisa ga. So dipikir – pikir kalau cuma target trus ga mulai mengambil langkah, kapan tercapai ya kan?

Rooftop-Movies-for-blog

First step, cari informasi mengenai apply visa di negara tujuan, nah karena dari dulu ingin ke Australia, jadi saya googling dan dapatlah informasi disini. Very informative article. Dari  tulisan mas Arief itu sudah sangat lengkap langkah – langkah yang harus dilakukan. Jadi saya hanya menambahkan informasi saja untuk visa yang sama (Visitor visa) namun berbeda jenis. 1 Maret kemarin, saya apply visa tourist dengan visa class – business visitor karena saya akan menghadiri seminar di daerah Perth.

Second step, saya mengisi form dan menyiapkan dokumen. Kurang lebih syarat – syaratnya sama seperti visa tourist, hanya form yang digunakan adalah form ini. Setelah form terisi dengan lengkap, kemudian saya menyiapkan dokumen ini :

  1. Copy passport (yang ada bagian foto sama bagian belakang yang ada tanda tangan)
  2. Copy KTP, NPWP dan ID card perusahaan
  3. Copy cap – cap perjalanan ke negara yang pernah dikunjungi sebelumnya. Nah karena passport saya belum dipakai sejak saya perpanjang, jadinya saya copy perjalanan pada passport saya yang lama. Selain Asia, ada cap UAE juga, lumayan lah buat referensi.
  4. Copy KK dan Surat Nikah. Ini juga salah satu yang memastikan bahwa kita punya keluarga yang menunggu kepulangan kita, jadi meyakinkan bahwa kita ga niat stay disana.
  5. Surat sponsorship dari perusahaan. Surat ini menyatakan bahwa saya akan menghadiri seminar dan semua biaya berkaitan dengan perjalanan ditanggung oleh perusahaan. Surat tersebut juga menyebutkan durasi perjalanan dari tanggal sekian sampai sekian.
  6. Rekening Koran perusahaan. Saya pakai laporan konsolidasi rekening perusahaan per Jan 2018 yang hanya halaman depan menginformasikan total saldo yang ada di rekening. Karena kalau semua di print, ada 108 lembar.
  7. Email konfirmasi pendaftaran seminar saya sudah terdaftar sebagai peserta.
  8. Undangan seminar. Saya tidak meminta invitation letter, karena menurut teman saya yang kerja di VFS menggunakan email tersebut saja sudah cukup. Namun bila nanti diperlukan invitation letter, embassy pasti akan meminta.

Setelah semua lengkap, jangan lupa membuat appointment untuk submit visa tersebut. Sekarang setiap orang yang ingin apply Australia Visa, wajib membuat appointment terlebih dahulu, jadi tidak bisa dadakan datang.

Nah, berhubung saya belum foto, saya akhirnya memutuskan untuk foto di Mall Ambassador (Fuji Film dekat escalator) yang emang sudah sering jadi langganan untuk foto visa. Padahal ditulisan mas Arif sudah diinfo ada foto box di VFS. Kenapa saya kesana, saya pikir kalau saya punya foto, next saya mau apply visa lain, tinggal cetak aja. Berhubung appointment saya jam 12.50 (yang mana harus hadir 10 menit sebelumnya) dan saya baru sampai ditempat foto 12.10, mereka info bahwa foto butuh waktu 30 menit. Akhirnya saya ok, toh saya pikir bisa ke Kuningan City dalam waktu 5 menit dan ga akan terlambat. Ternyata oh ternyata, mereka ga bisa selesai dalam waktu 30 menit, pas sudah jam 12.40 saya mau ambil, mereka bilang 20 menit lagi!

Esmosi, saya minta kurang dari 30 menit, mereka bilang emang China pake express, ga paham kenapa masalah express mereka bawa – bawa China. Saya setuju 30 menit, malah mereka yang ga bisa menyelesaikan. Saya tinggal aja padahal sudah bayar Rp 60.000. Menyesal kemudian kan yaaaa, kalau awal kan pendaftaran, begitu katanya. Tau gitu mending saya foto di VFS aja langsung, dan cepet banget ga sampe 5 menit udah jadi dan kena biaya Rp 45.000.

Last step, menuju VFS di Kuningan City lantai 2, dan langsung ditanya Secuirty visa negara mana? “Australia”. Sudah buat appointment? Langsung saya kasih kertas appointment saya dan di cek di list yang dia punya. Setelah itu saya boleh masuk. Baru tau saya penjagaan ketat juga ya. Saya pikir biasa aja.

Dibagian visa Australia kebetulan sedang sepi, dibagian sebelah (visa UK) juga ga banyak antrian. Ga sampai 5 menit nomor saya sudah dipanggil. Nah saya kebetulan pas baca di website imigrasi Australia, baik visa tourist steam maupun business stream sama – sama bisa digunakan untuk leisure maupun menghadiri seminar, makanya pas saya submit dokumen saya bawa dua form, 1419 (tourist stream) dan 1415 (business stream). Saya tanya ke petugas counter, baiknya yang mana. Siy mas nya bilang dia ga bisa kasih advice, sebaiknya putuskan saja mau pakai yang mana. Kebetulan petugas disebelahnya, mba berjilbab lebih wise jawabnya. Siy mba bilang coba cek dibagian depan form tertera jelas form digunakan untuk apa. Dan mba nya bilang kalau business visa lebih cepat prosesnya dibandingkan tourist visa. Akhirnya saya memberikan form 1415. Setelah dokumen dinyatakan lengkap dan double check alamat email dan info proses 5 hari kerja, saya disuruh menuju kasir dengan membawa nomor antrian (nomor 082, berarti banyak juga ya yang apply hari itu). Dasar emang lagi sial, berharap bisa bayar pakai CC siy mas nya bilang mesin lagi rusak, mau pakai debit juga ga bisa. Alhasil saya harus keluar mengambil uang cash, untungnya ATM BCA masih di lantai yang sama. Jadi ga perlu naik turun.

Sooo….that’s my experienced for applying visa, pertama kali dan alhamduillah approved. Buat kalian yang sedang rencana apply, semoga lancar dan approved ya.

Note : Visa submit 1 Mar 2018 dan approved 2 Mar 2018.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s